Jumat, 9 Desember 2022 – MOTyB
Sepulang sekolah, ku ajak Francis untuk mengambil buku yang dipinjam dari perpustakaan. Ternyata buku tersebut sudah disiapkan sehingga kami tidak perlu mencarinya lagi di rak buku. “Nah ini dia, Mod Aki!” seru Francis. Karena ini adalah buku pilihannya maka ia terlihat “excited” mengambilnya.
Kukira Francis langsung ingin memasukkan buku Mod Aki ini ke dalam tas namun ia langsung duduk di kursi depan perpustakaan. Ia lalu membalik-balik halaman buku pinjamannya. Ia terlihat serius memperhatikan gambar dari buku tersebut. Setelah puas membolak balik halaman buku, barulah Francis memberi buku tersebut untuk minta bantuan dimasukkan ke dalam tasnya. Kami pun pulang ke rumah.
Hari ini adalah hari ulang tahunku, kami pun pergi makan keluar rumah bersama kakek, nenek dan sepupu Francis. Kami makan dan berbincang hingga cukup larut malam sehingga tidak sempat membaca buku Mod Aki sebagai pengantar tidur. Francis sudah tertidur di mobil saat perjalanan pulang ke rumah dan lanjut tidur sampai pagi hari.
Di Sabtu pagi, aku mengajak Francis membaca buku Mod Aki bersama dengan ayah. Aku membacakannya sambil beberapa kali mengajak Francis mencoba membaca beberapa kata. Ia terlihat menyimak dengan baik dan bisa mencoba membaca beberapa kata. Eli, karakter di buku itu adalah seorang anak laki-laki. Francis pun mengasosiasikan dirinya dengan Eli dan bahkan memberi nama Eli Fransiskus Nusantara (gabungan nama ayah dan namanya). Selain dirinya, ada pula karakter anak laki-laki lain yang tak bernama di cerita tersebut. Francis pun memberi nama anak kecil tersebut dengan Darma. Ia sedang cukup dekat dengan Darma karena sering bermain bersama di rumah.
-Ibu-