Sebagai seorang yang menyukai dunia kuliner, alias suka makan, aku senang sekali memasak. Memasak adalah salah satu kegiatan “me time” terlebih saat sangat lekat selalu membersamai Francis. Tiap kali aku memasak, Francis akan bermain sendiri atau ditemani ayahnya. Kadang ia terlibat dalam kegiatan memasak yang sederhana. Ia suka membantu mengocok telur untuk dijadikan dadar. Ia juga suka membantu mengaduk adonan atau mengambilkan sayuran dari kulkas.
Tiap pagi, keluarga kami pasti akan sarapan. Di hari kerja, biasanya aku akan menyiapkan menu sarapan yang mudah dibuat dan cepat disajikan. Hal ini dikarenakan beberapa hari dalam seminggu kami sudah mulai beraktivitas di luar rumah sehingga perlu mempertimbangkan waktu perjalanan. Selain itu, pada pagi hari biasanya aku juga akan menyiapkan bekal untuk makan siang yang dibawa suami.
Hari ini contohnya, kami sarapan telur dadar, roti tawar dengan isian meses dan butter serta buah apel. Francis terkadang ingin makan makanan yang berbeda, jadi opsi sarapan lain juga mesti kusiapkan. Tadi pagi Francis hanya menyantap sedikit roti dan meises sehingga ia masih merasa lapar seusai sekolah online di pagi hari. Ia pun meminta nasi putih dan telur dadar.
Di waktu makan siang, menu yang sudah kusiapkan sedari pagi adalah nasi, ayam kecombrang, tempe goreng tepung dan tumis kacang panjang. Tak lupa kusiapkan jeruk sebagai asupan buah. Menu tersebut tersedia dari pagi karena sebagian dibungkus suami untuk dibawa ke kantornya. Ia perlu membawa bekal sebab di bulan puasa seperti ini akan sangat sulit menemukan makanan untuk dibeli di sekitarnya. Selain itu, makan yang dibawa dari rumah pun lebih sehat karena ada sayuran dan protein yang lengkap nutrisinya. Juga tentu akan lebih menghemat pengeluaran keluarga.
Di sore hari, kami sering menyantap kudapan. Kudapan yang paling cepat untuk bisa disantap adalah buah. Seperti sore ini, Francis menyantap buah lengkeng kesukaannya. Selain itu aku juga menyiapkan kolak rempah untuk disantap suami sepulang kerja.
Di malam hari, kami sering menyantap makanan dari luar. Seperti hari ini, kami membeli mie goreng yang lezat dan menyantapnya bersama. Namun Francis punya special request ke Ibu. “Malam ini Francis mau makan spaghetti ya Ibu” serunya. Ya, dia seringkali memesan sesuatu seperti di restoran kepada Ibunya. Hal ini tentu selalu kumanfaatkan dengan memasukkan asupan sayuran juga ke dalam makanan favoritnya. Malam ini aku buatkan dia spaghetti dengan saus creamy dan cheesy lengkap dengan brokoli utk asupan serat. Makanan ini langsung disantap dengan lahap oleh Francis.
Berbeda dengan hari kerja, di akhir pekan biasanya restoran ibu tutup. Aku seringkali bekerja di akhir pekan. Kami juga kerap bepergian keluar rumah sehingga kami biasa menyantap makanan dari luar rumah. Seperti di hari minggu yang lalu, kami sarapan bakmie lezat pemberian mertua. Makan siang pun kami menyantap steamboat di rumah adik iparku. Di malam hari pun kami menikmati makanan yang tersedia di rumah adik iparku. Selain itu kami juga membeli kudapan dari pasar seperti kue-kue tradisional dan menyantapnya di sore hari.
Di rumah kerap kali aku berperan seperti pemilik dan juga juru masak restoran. Restoran ini pelanggan favoritku ya Francis, karena biasanya ia selalu punya permintaan khusus, menu makan tertentu padaku. Berbeda dengan ayahnya yang selalu menyerahkan menu makanan pada diriku.
MOTYB Day 3
Senin, 11 April 2022