Interaksi

Selasa, 6 Desember 2022 – MOTyB

Tinggal di daerah yang bukan cluster menghadirkan keragaman interaksi bagi Francis. Selain itu, Francis sering diajak ke berbagai tempat yang mengharuskan ia berinteraksi dengan beragam orang dengan latar belakang yang juga beragam. Memilih sekolah pun kami lakukan dengan tujuan agar Francis punya interaksi dan empati yang baik pada teman-teman yang berbeda dengannya. Di era pandemi, kami memang cukup membatasi interaksi Francis dengan lingkungan sekitarnya. Namun demikian, hal ini tidak membatasi Francis untuk tetap menjalin pertemanan.

Francis adalah anak yang mudah bergaul. Ia bisa dengan mudah berkenalan dengan siapa saja. Hal ini pun terjadi di lingkungan sekitar rumah kami. Francis berteman dengan anak-anak tetangga rumah. Walau terkadang ia merasa sedih, marah atau kecewa akan perlakuan temannya padanya, ia tampaknya cepat memaafkan dan mau bermain lagi keesokan harinya bersama teman tersebut. Di sekolah pun tampaknya ia tidak punya masalah untuk berteman. Ia bisa dengan mudah berkenalan dengan siapa saja orang baru yang ada di sekitarnya. Saat pindah ke sekolah baru yakni TK Tetum Bunaya, ia cepat menemukan teman baru dan akrab dengan kakak-kakak di sekolah.

Di balik keluwesannya bersosialisasi, Francis terkadang menghadapi kendala yaitu keinginannya untuk mendominasi atau mengatur segalanya. Ia mau orang lain selalu mengikuti keinginannya. Hal ini kami sadari sebagai salah satu ciri dari anak tunggal. Namun demikian, kami selalu berusaha untuk mengingatkan Francis bahwa tidak selalu semua yang ia inginkan harus dipenuhi orang lain. Terkadang berhasil, namun tak jarang juga berakhir dengan konflik. Francis perlu belajar memahami kondisi orang lain dan mendengar pendapat orang lain juga.

Saya berharap di SD Francis bisa mendapat pengalaman lebih banyak lagi berinteraksi dengan banyak orang dan dari latar belakang yang beragam. Ia bisa berteman dengan yang berbeda agama, suku, kepribadian, serta juga dengan yang berkebutuhan khusus. Saya berharap Francis belajar berempati, memahami kondisi orang lain. Saya juga berharap Francis bisa memanfaatkan kemampuan bersosialisasinya sebagai modal dalam membantu ia mencapai tujuan pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *