api dan udara

api dalam hatiku tak kan terus menyala tanpamu, udaraku. — sebuah sumbu penghasil kreasi telah tertanam di hatiku. ia telah diberikanNya cuma-cuma padaku. kunyalakan membara dengan api semangat dan keberuntungan. setiap kesempatan, menjadi usahaku untuk tetap mengobarkannya. tetap saja dan tentu saja, tanpa udara, nyalanya tak akan tahan lama; tercekik lalu hilang perlahan. ialah; udara, yang terus menghidupkan seketika saat […]

Read more

hilang sebagian

baru kini semakin aku sadar, potong-potongan peristiwa yang tersimpan dalam ingatanmu, telah sebagian menghilang. aku; salah satu pengisinya, juga telah tersapu sebagian. menguap bersama air hujan yang dibakar panas matahari..

Read more

tersumbat dan akhirnya terdiam

ada yang meletup di alam rasaku. sebentuk entah-aku-tak-tahu-apa, bagai meminta dialirkan; menimbulkan kegelisahan hati. perasaan itu mulai juga membuncahkan pikiran. hasilnya, satu dua kata mulai berkeliaran di alam pikirku. bergerak kanan, kiri, putar, balik, mencoba mewujud jadi kalimat kalimat yang berarti, sambil menyiapkan jalan dan bersiap menitis sebagai huruf-diatas-kertas namun, apa itu yang tiba tiba menyumbat jalurnya? apa itu yang […]

Read more

dua bocah di tepi jalan

di tepian jalan,di siang yang penuh terik matahari, dua bocah kecil sedang melahap sebungkus nasi dengan ikan dan sayuran. satu anak,bercelana pendek, berkaos hitam,berkulit sama hitamtengah menyendok santapannya,dengan tangan dibungkus plastik hitam.“supaya tidak terkotori tanah di jari jari” mungkin begitu pikirnya. sesuap nasi, sesobek ikan, sedahan sayuran,dijejalkan masuk ke mulut.lagi,lagi,dan lagi..begitulah siklusnya.— satu yang lainnya,yang terlihat lebih kecil dan muda,dengan […]

Read more

masih berjalan di tempat?

kamu telah pergi,dia juga sudah.. sedangkan kakiku,tak juga beranjak dari titik ini..— suatu waktu nanti,kamu kembali,dia datang lagi,dan membawa sebuah pengetahuan baru.. —–apakah aku masih terus,akan berdiri lalu berjalan di tempat saja? © 2007 oleh FA Triatmoko HS

Read more

hanya kamu yang dapat

sebuah pesan kusampaikan padamu : Isa telah menyatakan cintanya bagi kita.siapkah dan maukah kita menerima giliran untuk berbagi cinta?— kuantarkan kepadamu,di malam,tepat dimana duniameyakini keselamatan telah datang,berkat cinta dari Sang Cinta. mungkin kau menyangka,semua sahabat yang kukenal,mendapati pesan yang sama. tidak,tidak,tidak..hanya kamu yang memperolehnya.. *suatu saat semoga kau membaca ini.. © 2007 oleh FA Triatmoko HS

Read more

aku pergi meninggalkanmu

kukenang jawaban darimu : hanya itu yang bisa kuberikan. — sepanjang aku bisa mengingat, tak pernah ada kesempatan, dimana tanganmu membelai mesra kulit di kepalaku; menyusuri sela sela rambut, menyingkirkan air mata sebelum sampai pipi. sejauh ingatanku bisa kuhadirkan, belum pernah ada situasi, dimana nada suaramu menciptakan lagu yang indah: menceritakan dongeng kebajikan, memberikan kata bermuatan kasih. yang terjadi justru, […]

Read more

deritaku, ikan dan tanah

malam ini,kepalaku seperti,sedang dipukul pukul dengan sebongkah batu,terus menerus. rasa sakitnya tak terkira. mungkin,seperti ini yang dirasa tanah,saat paku paku bumi yang gagah ditancap sampai jantungnya,dengan paksa.—tidak..pasti jauh lebih sakit,penderitaan berhari hariberbulan bulan bahkan tahunan. malam ini,aku seperti,terseret ke dalam pusaran airyang tak tahu kapan berhenti. rasa peningnya tak terduga. mungkin,semacam ini yang dirasa ikan ikan kecil,ketika baling baling kapal […]

Read more

kisah cinta ia dan nya

ia berkata padanya,“aku cinta kamu”.dijawabnya dengan,“aku cinta padamu pula”dan beranjaklah mereka naik ke ranjang. apakah ia berkata jujur?“aku cinta padamu” yang mengandung kejujuran?tak ada orang selain ia yang tahu.paling tidak,pikirannya menganggap ia mengungkapkan kejujuran. tapi,tidakkah didengarnya, kata kata lain yang ia hadirkan?kata yang keluar tidak ia sadari? mungkin tidak. tak didengarnya,kata mata, lewat sorotan ia yang menginginkan sesuatu.tak didengarnya,kata suara,lewat […]

Read more

terperangkap diantara benalu

seorang berbaju putih berkata, “kau seolah sebuah pohon; kemana akarmu memburu air, kemana rantingmu menjulur, kemana daunmu mencari sinar mentari akan tentukan buah yang kau hasilkan.” hidupmu adalah hasil buatanmu… kau punya daya kendali atasnya… seorang lain, berbaju hijau berkata, “kau serupa sebatang tanaman; kemana bebatuan tanah mengarahkan pencarian airmu, kemana angin membungkukkan tangkaimu, kemana surya memandu daunmu, akan tetapkan […]

Read more