deritaku, ikan dan tanah

malam ini,
kepalaku seperti,
sedang dipukul pukul dengan sebongkah batu,
terus menerus.

rasa sakitnya tak terkira.

mungkin,
seperti ini yang dirasa tanah,
saat paku paku bumi yang gagah
ditancap sampai jantungnya,
dengan paksa.

tidak..
pasti jauh lebih sakit,
penderitaan berhari hari
berbulan bulan bahkan tahunan.

malam ini,
aku seperti,
terseret ke dalam pusaran air
yang tak tahu kapan berhenti.

rasa peningnya tak terduga.

mungkin,
semacam ini yang dirasa ikan ikan kecil,
ketika baling baling kapal raksasa
menyedot sekawanan dari mereka
tanpa belas kasihan.

tidak..
pasti jauh lebih pening,
penderitaan tanpa henti
yang mungkin berujung kematian.


setelah kutelusuri
deritaku tentu tak sebanding
dengan derita tanah atau ikan ikan,
bahkan seluruh alam ini..
mengapa mesti kukeluhkan?

© 2007 oleh FA Triatmoko HS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *