Minggu 9 September 2012, @bincangedukasi mengadakan #twitedu dengan topik orang tua menjadi guru bagi anaknya. Karena teringat dengan teori sosiokultural dari Vygotsky, aku kemudian membagikannya dan mengaitkannya dengan topik. Ini hasilnya:
mau sharing teori dari Vygotsky ttg bmn anak belajar dan bgmn ortu bisa menerapkannya sehari-hari #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
menurutnya, pengetahuan ada di luar dr anak; dr lingkungan, dan bs didapat melalui interaksi. interaksi bs dgn objek atw orang lain #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
interaksi dgn objek, mialnya saat anak ketemu apel. dia mengamati apel. dilihat warnanya, dirasa bentuknya, dimakan & tahu rasanya #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
interaksi dgn orang lain, bentuknya dalam diskusi. orang lain ini memegang peran penting bg peningkatan pengetahuan anak #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
ada anak yg bisa mengerjakan puzzle 10 pieces. tp dia belum bisa yg 20 pieces. disini peran orang lain td. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
orang lain td tdk sembarangan. dia mestinya adlh orang dewasa atw teman sebaya yg pny pengetahuan lebih. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
orang tsb perannya memberi dukungan SEMENTARA saat anak belajar sst, sampai akhirnya bisa sendiri. jd semacam tangga bg anak #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
dukungan bisa berupa pemberian petunjuk, penjelasan, pertanyaan, dorongan atw contoh. tp intinya, hny bersifat sementara. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
misalnya, saat anak bingung menyusun puzzle 20 piece, dukungannya, "coba lihat yg warnanya sama" lalu biarkan anak selesaikan. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
yg penting dr teori milik Vygotsky ini adalah interaksi. jd, dalam praktiknya, ortu perlu banyak berinteraksi dgn anak. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
jk diingat bhw menurut Vygotsky, pengetahuan ada di lingkungan, artinya sumber pengetahuan amatlah banyak. yg terdekat, di rmh #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
hampir apapun bs jadi sumber belajar. cara pakai sendok, mengikat sepatu, bentuk semut, dsb. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
peran ortu menjadi tangga tadi. bantu anak memegang sendok, menyendok makanan, bahkan kalau perlu membengkokkannya. ahaha. #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
prinsip dr bantuannya: sifatnya sementara smp anak bisa sendiri. tekniknya: tanya jawab, petunjuk, contoh, penjelasn, pemicu #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
akhirnya, menurut Vygotsky, kualitas interaksi (mis, diskusi yg intens) menentukan kualitas pengetahuan anak #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012
sbg penutup, pertanyaan dr sy, seberapa banyak waktu dan usaha yg bisa kita, khususnya ortu, luangkan utk interaksi td? #twitedu
— FA Triatmoko HS (@fa_triatmoko) September 9, 2012