Sudah hampir setahun kami Francis belajar di TK Tetum Bunaya, kelas Antariksa Jingga Hijau. Aku terkesan dengan sekolah itu saat melihat jurnal Francis dan ikut Indonesia International Book Fair atau IIBF 2022. Aku pun berharap SD Tetum Bunaya bisa juga memfokuskan diri pada keterampilan yang kelak akan bermanfaat bagi Francis.
Sebenarnya tak ada yang spesial dari buku jurnal milik Francis. Jurnal tersebut hanya buku dengan kotak dan garis tempat menggambar dan menulis. Namun jurnal itu berisi keseharian Francis di sekolah, yang biasanya terdiri dari 3 kegiatan utama. Setelah berkegiatan, anak diminta menggambarkan dan menuliskan aktivitas tersebut.
Hal yang mengesankan adalah, lewat jurnal tersebut aku melihat perkembangan Francis, khususnya dalam hal komunikasi melalui gambar dan tulisan. Pada awalnya, Francis hanya menggambar saja; itu pun kadang tidak terlalu jelas. Kakak guru yang kemudian menuliskan waktu dan aktivitas yang dilakukan. Namun sekarang Francis mulai bisa menuliskan hari dan tanggal kegiatan, meskipun masih berantakan juga sih. Tapi tetap saja membuat hati menjadi hangat.
Selain itu, aku juga terkesan dengan kehadiran Tetum Bunaya di acara IIBF 2022. Sejauh yang kuingat, jarang ada sekolah yang membuka booth di acara pameran buku dan mengisi acara. Hal ini menunjukkan konsistensi Tetum Bunaya di bidang literasi.
Jurnal dan IIBF Tetum Bunaya by Kelas Koki CilikSebentar lagi Francis akan masuk jenjang sekolah dasar. Kami berharap ia bisa lanjut di SD Tetum Bunaya. Kami juga berharap SD Tetum Bunaya juga bisa mulai fokus mengajarkan keterampilang penting di era modern ini, seperti berpikir dengan kritis, berkomunikasi dengan baik secara lisan, tulisan dan visual, kreatif dalam menyelesaikan masalah dan mampu berkolaborasi dengan anak-anak lain. Aku yakin, keterampilan tersebut akan makin krusial saat Francis sudah besar dan hidup pada masanya nanti, khususnya saat ayah dan ibu sudah tidak lagi ada.