Membaca Kembali Jurnal

Kegiatan menulis sebenarnya bukan sesuatu yang saya nikmati. Berbeda dengan suami yang sangat menyukai aktivitas menulis. Maka dari itu saya “menumpang” menulis jurnal di blog-nya. Namun karena ini adalah persyaratan penerimaan sekolah Francis, maka mau tak mau saya mesti melawan rasa kurang suka menulis ini.

Setelah sepuluh hari berlalu dalam menulis jurnal, sepuluh tulisan pun tak terasa telah dihasilkan. Perasaan pertama adalah bangga sekaligus amazed. Perasaan ini muncul karena ternyata saya bisa dan sanggup menulis sepuluh tulisan. Ternyata menulis sesuatu yang personal seperti jurnal ini cukup bisa saya nikmati. Ada proses mengingat dan kemudian jari jemari saya langsung mengetik merangkai kata demi kata. Saya kaget juga bisa mendorong diri menghasilkan karya tulis.

Perasaan lain yang muncul ketika saya membaca ke sepuluh tulisan yang sudah saya buat adalah grateful. Saya merasa bersyukur mendapat kesempatan pengalaman luar biasa menjadi seorang Ibu dari Francis. Pengalaman bersamanya adalah sumber ide dari tulisan-tulisan yang saya buat. Keberadaannya juga membuat saya tumbuh menjadi pribadi yang makin baik hari demi hari.

Dear Francis, I’m grateful to be your Mom.

MOTyB day 11
Selasa, 19 April 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *