Sering mengeluh dengan pekerjaan kita sekarang? Tidak bersyukur dengan yang dikerjakan saat ini?
Coba pikirkan ulang.
—
Ramesh Sahu bekerja di Departemen Sanitasi, Kalkuta, membersihkan selokan kota.

Meskipun adanya peningkatan jumlah pekerja selokan yang meninggal tiap tahun, mereka tetap saja masuk ke dalam selokan tanpa alat pelindung.

Akibatnya, banyak dari mereka yang terinfeksi penyakit mematikan dan mati karena penyebab yang tidak wajar.

Gas mematikan seperti karbon monoksida, hidrogen sulfida dan metana, dapat terbentuk di selokan. belum lagi ditambah zat kimia berbahaya yang dihasilkan industri dan rumah tangga.

Jadi, masihkah kita tidak bersyukur dengan pekerjaan kita sekarang?
–
Sumber
The Telegraph – Is this the worst job in the world?
4 thoughts on “Syukuri Pekerjaan Kita”
ya ALLLAH orang yang kerjaannya kayak gitu di bayar berapa ya…???
@Dinda
entah dia dibayar berapa. sedih ya 🙁
apa padangan Ramesh Sahu tentang pekerjaannya sendiri Mok?
dia mau mengerjakan yang orang lain ga akan pernah mau pegang, padahal dari dirinya sendiri 🙁
@Kathy
kayaknya ga diceritakan bagian itu. tapi, kalau udah urusan perut, kayaknya dia dah ga peduli keselamatan. apapun dilakukan supaya bisa makan.