“Aku bisa tidur sendiri, Bu Guru!” Dengan bangganya Francis bercerita pada guru di sekolahnya tentang pencapaiannya saat ini. Dari rumah ia sudah berencana akan bercerita tentang kemampuannya tidur sendiri nanti di sekolah. Ia tampak sangat bangga dengan pencapaiannya kali ini. Tidur sendiri setelah 5 tahun tidur bersama ayah dan ibu adalah pencapaian besar bagi Francis.
Di usia 4 tahun, Francis sudah diberi informasi bahwa ketika usia sudah lebih besar ia akan punya kamar sendiri dan tidur disana. Akhirnya setelah kamarnya siap, kami mengajak Francis untuk menentukan apa yang ia ingin ada di kamarnya. Ia pun terlibat saat kami mempersiapkan kamar untuknya. Alhasil, Francis sangat menyukai kamarnya. Ia bisa beraktivitas seharian di kamarnya.
Di malam ia mulai tidur di kamarnya, Francis minta ditemani dulu oleh Ibu. Katanya, “Ibu temani Ncis dulu ya, nanti kalo Ncis udah tidur, Ibu selimutin lalu Ibu bobo di kamar Ibu”. Akupun mengiyakan dan menemaninya. Seperti biasa, ritual sikat gigi dan doa malam pun tetap dilaksanakan. Ia pun minta dinyanyikan goodnight song kesukaannya. Setelah tidur, aku pun pindah ke kamarku dengan perlahan.
Pagi harinya, Francis masih terlelap di kamarnya. Wah ternyata ia tidur nyenyak di kamarnya, sendirian! Bangga sekali rasanya. Ketika bangunpun, tergambar jelas raut muka bangga dan bahagia di mukanya. Kami pun sebagai orang tua tak henti-hentinya mengekspresikan rasa bangga kami padanya. Apresiasi yang luar biasa besar untuk Francis yang sudah berani tidur sendiri. Perlahan tapi pasti, Francisku sudah makin besar dan makin mandiri. So proud of you, Francis!
MYOTyB day 13
Kamis, 21 April 2022