menaiki puncak gunung itu tidak sebentar. kau tak bisa bilang, “aku sudah sampai tempat tertinggi”, ketika tiba di puncak bukit; baru di kakinya saja. – sabar, teruslah menggapai!
apakah, kita sebenarnya: berkendara di atas perahu yang sama? meski sekilas, keduanya terlihat serupa. menunjuk utara yang sama? walaupun sepertinya, kita genggam kompas sejenis. — apakah kita?
satu mataku melihat dalam ketakutan; kau dihantarkan menuju ladang penuh serigala, dan tak mampu berdaya melawannya. mataku satu lagi menatap dalam pengharapan; kau diajak ke ruang belajar, dan pasti kembali dengan genggaman penuh pengetahuan.