Ada Meski Tak Terlihat

Selepas rapat, menjelang jam 4 sore, sebuah SMS datang seperti hujan deras memenuhi sungai di mataku. Aku sedang berbicara dengan seorang kolega, saat sebuah pesan singkat menggetarkan ponselku. Isinya, ibu berbicara menyelamati ulang tahunku. Banyak doa di sana, mulai dari pekerjaan, rejeki hingga pendidikan. Aku membacanya terus hingga di akhir, “aku sangat menyayangimu.” Aku tersedak. Sungai itu seperti hendak meluapi […]

Read more

Berpisah Dengan Mentari

Ombak kecil bergantian memasuki garis pantai. Bergulungan. Merayap menuju pantai, lalu hilang. Datang lagi segulung dan hilang kembali. Kalau dilihat-lihat ibarat pungguk yang tak berhenti mendatangi bulan, meski sudah berkali-kali gagal mencoba. Kakiku yang menghalangi jalan mereka pun tak membuat mereka menyurutkan perjuangan. Aku lalu kembali berjalan. Di Barat, perlahan-lahan mentari siap beranjak menuju peraduannya. Warnanya yang lembayung berpadu cantik […]

Read more

Bersabarlah Kekasih

Ya Tuhan, sore ini kekasihku tidak kau berikan beasiswa LExS dari Leiden University. Kala itu dia pasti sedang dalam kesedihan karenanya. Dan apapun kata sabar dariku belum tentu bisa menuntaskan riak di hati dan pikirannya. Ya Tuhan, jika boleh aku meminta, berikanlah keikhlasan hatinya untuk menerima. Kami yakin inilah jalan yang telah Kau siapkan. Dan kami yakin, kalau inilah yang […]

Read more

Monggo Coklatnya

“Tadi lo bawa coklat gue dari kulkas ya?” Begitu pesan singkat kukirimkan pada masku. Alasannya simpel. Sebatang coklat Monggo milikku di dalam kulkas, telah raib saat mau dimakan. Sebelum kubuka kulkas, terbayang rasa coklatnya yang agak pahit. Terbayang pula mau laporan di plurk. Namun begitu kubuka, coklat itu telah hilang. Api seperti membakar hingga ubun-ubun. Coklat itu diberikan kekasihku sebagai […]

Read more

Gratitoday: 150411

Syukurlah atas hari ini! Setelah hampir 40 menit dari pertama kali weker berbunyi, aku akhirnya bisa bangun, mandi dan lalu siap bekerja. Hari ini aku ditugaskan menggantikan atasanku untuk rapat di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Sesi hari ini dimulai jam 09.00 dan akan membahas panduan program pendidikan jarak jauh. Agar tak kena macet, aku berniat bangun pagi. Rencananya jam […]

Read more

Senja Remang-remang

“Papa, apakah kau sungguh akan pergi?” “Mama, aku baru saja pulang kerja. Masih capek. Kenapa ditanya macam-macam sih?” sambil berlalu menuju kamar tidur. “Mengapa, pa? Mengapa?” aku pun mengikutinya. Dia tak menjawabku. Sambil melepaskan dasi dan kemeja, dia menuju ranjang kami dan duduk disana. “Tekadku sudah bulat. Aku akan pergi dan tak kembali lagi,” katanya. “Kau tak lagi peduli padaku? […]

Read more

Tentang Kesederhanaan

Kupikir selama ini aku orang yang sederhana, namun ternyata aku belum, dan masih jauh dari sana. Aku lahir dan besar dari keluarga yang biasa-biasa saja. Bisa dibilang cukuplah, untuk bisa hidup sehari-hari. Bahkan aku dan kedua kakakku bisa kuliah, meski ibu hanya guru SD dan bapak hanya karyawan biasa. Dari kecil aku terbiasa tidak hidup menghamburkan uang. Kuingat ketika SMP, […]

Read more

Belajar dari Ayu Utami

Sebuah pintu kayu berukuran kurang lebih 1×2 meter menerima kedatangan kami. Dari dalam, keluar sesosok wajah bermata tajam dengan senyum mengembang. Dia adalah  Ayu Utami. Dan hari ini, aku dan teman-teman Agenda 18 akan belajar tentang menulis dan filosofi tulisannya dari novelis peraih Katulistiwa Literary award 2008 itu. Setelah memborong beberapa buku diskon di Gramedia Matraman dan nyasar di kawasan […]

Read more

Dari Enschede, 17.00 WIB

Syukurlah! Penantian sejak pertengahan Januari usai sudah dengan kejelasan; yang menegangkan sekaligus membahagiakan. Maret sudah masuk, tapi pengumuman penerimaan belum ada. Di akhir Maret, 2 deadline beasiswa incaran akan datang. Kalau aku tak segera mengirimkan aplikasi beasiswa, dimana disertakan surat pernyataan penerimaan, maka melayanglah kesempatan kuliah di Belanda. Maka pertengahan Maret, aku minta tolong salah satu pemberi rekomendasiku  untuk bertanya […]

Read more

Gratitoday: 040411

Syukurlah atas hari ini! Sudah hampir sebulan sejak Gratitoday terakhirku. Dalam sela waktu itu, banyak sekali yang bisa disyukuri. Pertama, kelas online cerpenku telah selesai dengan baik. Aku jadi tahu bagaimana proses penulisan sebuah cerpen, bagaimana mencipakan konflik, menggambarkan sesuatu dengan vivid atau nyata dan tentunya berkenalan dengan teman baru. Kedua, SKCK-ku sudah jadi (akan kuceritakan prosesnya di tulisan berikutnya). […]

Read more