ikhlaskan saja

di atas kayu nisan huruf-huruf merangkaikan namamu. namamu, kadang perlahan, kadang cepat membukakan pintu kenangan di pikiranku. pikiranku, kadang perlahan, kadang cepat memancing seluruh muatan dari hatiku; senang kala kita tertawa, takut kala kita hampir terperosok lubang, marah saat rencana tak jadi nyata, atau sedih saat diterpa kegagalan. kesemuanya, membuat ikatanku denganmu makin erat. namun, di sela timbunan tanah yang […]

Read more