Awan Mendung dan Panas Mentari
Awan mendung berduyun-duyun, dengan gagah sekaligus menyeramkan, mulai menutupi wajah suatu negeri antah berantah. Namun, satu di antaranya berwajah masam. “Ayah, aku tak pernah suka jadi awan mendung!” kata segumpal awan mendung kecil. “Mengapa tak suka, nak?” “Lihat saja. Penduduk di bawah sana pasti langsung menghindariku. Tak ada yang mau main denganku. Kita ini selalu membawa ketakutan; bahkan bencana!” “Tapi […]
Read more